Tamparan

March 19, 2006

Ada seorang pemuda yang telah lama mengaji ilmu di luar negeri kembali ke tanah air. Sesampainya dirumah ia meminta kepada orang tuanya  untuk mencari seorang guru agama, kiai atau siapapun yang boleh menjawab 3 pertanyaannya. Setelah menanyakan kepada orang ramai, akhirnya orang tua pemuda itu berjaya mendapatkan seorang kyai di kampungnya itu. Mereka berduapun berdialog …

Pemuda: Saudara ini siapa? Dan bolehkah menjawab pertanyaan-pertanyaan saya nanti?

Kyai: Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya  saya akan menjawab pertanyaan anda.

Pemuda: Anda yakin? Sedangkan para sarjana dan banyak orang pintar yang saya temui tidak mampu menjawab pertanyaan saya.

Kyai: Saya akan mencuba sejauh kemampuan saya, insya-allah.

Pemuda: Saya punya 3 pertanyaan …

1. Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukkan wujud Tuhan kepada  saya
2. Apakah yang dinamakan takdir
3. Kalau syaitan diciptakan dari api, kenapa dimasukkan ke neraka yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat syaitan, sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah  berfikir sejauh itu?

Tiba-tiba Kyai tersebut menampar pipi si Pemuda dengan keras. Pemuda (sambil menahan sakit): Kenapa marah kepada saya?!!

Kyai: Saya tidak marah…Tamparan itu adalah jawapan saya atas 3 pertanyaan yang anda ajukan kepada saya tadi.

Pemuda: Saya  sungguh-sungguh tidak faham, tolong jelaskan.

Kyai: Bagaimana rasanya tamparan  saya?

Pemuda: Tentu saja saya merasakan sakit!

Kyai: Jadi anda percaya  bahwa sakit itu ada?

Pemuda: Ya

Kyai: Tunjukan pada saya wujud sakit itu!

Pemuda: Saya … hmmm, saya tak boleh.

Kyai: Itulah jawapan pertanyaan pertama: kita semua merasakan keberadaan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.

Kyai: Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh  saya?

Pemuda: Tidak

Kyai: Apakah pernah terpikir oleh anda akan  menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?

Pemuda: Tidak…

Kyai:  Itulah yang dinamakan Takdir

Kyai: Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?

Pemuda: Kulit.

Kyai: Terbuat dari apa pipi anda?

Pemuda: Kulit.

Kyai: Bagaimana rasanya tamparan saya?

Pemuda: Sakit.

Kyai: Walaupun Syaitan terbuat dari api dan Neraka terbuat dari api, jika Tuhan berkehendak maka Neraka akan menjadi tempat mengazabkan untuk syaitan laknatullah.

*** From an e-mail

One Response to “Tamparan”

  1.   Z U L F I K A R said:

    Great story…:) ya lah banyak urang sik tauk ada kwujudan Tuhan.ada yang tauk tapi polah polah sik tauk.And ada juak yang mempertikaikan kwujudan tuhan terutama yang suka komplen!
    seorang free thinker telah ditanyak oleh ustaz Manuar zain:-

    Ustaz Manuar: Kenapa kamu tidak percaya ada nya tuhan? berikan saya 3 sebab

    Free Thinker: Sebab saya tidak boleh melihat tuhan,saya tidak dapat merasa tuhan dan saya tidak dapat menyentuh tuhan sebab itu saya tidak percaya ada nya tuhan.

    Maka dengan bijaknya Ustaz Manuar menjelaskan..
    Ustaz manuar: Oh jika itu yang membuat kamu tidak percaya tuhan.. boleh kah saya tanya kamu tiga soalan lagi?

    Free thinker: silakan
    Ustaz Manuar: boleh tak kamu melihat otak kamu? boleh tak kamu merasa otak kamu? boleh tak kamu menyentuh otak kamu?

    Free thinker: sudah tentu tidak boleh!

    Ustaz Manuar: kalau tadi kamu katakan yang kamu tidak boleh melihat,merasa dan menyentuh tuhan, maka bermakna kamu tidak mempunyai OTAK sebab kamu tidak boleh melihat,merasa dan menyentuh Otak kamu.

    Free Thinker: ???

    sambil berfikir mengunakan otak tentang apa yang UstazManuar jelaskan

Leave a Reply